Rabu, 15 Jan 2020 05:51 WIB

Round Up

Kata Ahli Jiwa Soal Viral Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo

Firdaus Anwar - detikHealth
Kemunculan kerajaan-kerajaan baru bisa jadi mengindikasikan gangguan jiwa delusional (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Jakarta - Di Purworejo, Jawa Tengah, sedang ramai soal berdirinya 'kerajaan' baru Keraton Agung Sejagat oleh sepasang suami istri bernama Totok Santosa Hadiningrat dan Dyah Gitarja. Netizen ramai memberikan komentar menyebut masalah gangguan kejiwaan.

Menurut psikolog Nuzulia Rahma Tristinarum, dari Motherhope Indonesia, kemunculan perkumpulan yang mirip sekte ini biasanya muncul karena beberapa alasan. Bisa jadi karena ada motif ekonomi atau memang latar belakang masalah jiwa.

"Kemungkinan orang tersebut mengalami gangguan mental yang dinamakan psikosis, atau karena kepentingan tertentu. Misalnya untuk mendapatkan uang dan popularitas dengan cara instan," jelasnya saat dihubungi detikcom.



Hal serupa juga diutarakan oleh psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ, dari RS Siloam Bogor. Menurutnya ada gangguan jiwa yang bisa membuat seseorang kesulitan membedakan realitas dan khayalan.

"Dia mengalami halusinasi, gangguan persepsi panca indra, mendengar suara-suara bisikan, melihat bayangan, mencium bau-bauan, merasa ada sesuatu di kulit dan di lidah, yang semuanya tidak ada sumbernya," kata dr Lahargo.

Di Indonesia memang beberapa kali ramai soal berdirinya perkumpulan mirip sekte dengan ratusan bahkan ribuan pengikut.

Contoh pria asal garut bernama Sensen Komara mengaku sebagai nabi. Ia didiagnosis memiliki gangguan kejiwaan dan sempat menerima hukuman pada tahun 2012 lalu karena dianggap menistakan agama.



Selain itu pada tahun 2018 sempat heboh juga soal munculnya Kerajaan Ubur-ubur di Serang yang dipimpin oleh seorang ratu bernama Aisyah Tusalamah. Tiga dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, menyebut Aisyah mengalami gangguan jiwa berat.

"Selama 21 hari diobservasi di Grogol disimpulkan bahwa terperiksa mengalami gangguan jiwa berat, psikosis, tidak mampu bertanggung jawab terhadap perbuatannya," kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin saat itu mengumumkan hasil pemeriksaan Aisyah.

Bagaimana dengan Keraton Agung Sejagat? Tentunya masih harus menunggu penyelidikan.



Simak Video "UNICEF: Orang Tua Juga Harus Perhatikan Kesehatan Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)