Jumat, 17 Jan 2020 16:22 WIB

Traveling ke China? Ini Saran Dokter Paru Agar Terhindar dari Pneumonia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Dokter paru membagikan tips bagi pelancong saat di China agar tak tertular corona virus. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Sampai saat ini, WHO belum merekomendasikan secara spesifik pembatasan bepergian ke Wuhan atau restriksi perdagangan sebab masih terus dilakukan pengamatan atas outbreak penyakit yang mirip pneumonia di negara tersebut. Sehingga belum ada imbauan khusus bagi para pelancong yang berencana ke Wuhan. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko penularan.

"Ya tentu yang namanya traveling jaga kesehatan, makan cukup karena iminitas ditentukan nutrisi dan istirahat. Kalau imunitas turun, mudah infeksi," Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), saat dijumpai Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), saat dijumpai di Kantor PDPI, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).

"Apalagi di luar negeri kan kita nggak tahu seberapa berbahaya (virus dan kuman-red). Untuk mencegah apapun, penting cuci tangan. Mau makan cuci tangan," sambungnya.



Cuci tangan adalah bagian dari pencegahan infeksi dengan efektifitas tinggi bisa, sampai 80 persen. Sehingga jika berkunjung ke daerah atau tempay yang berisiko tangan benar-benar harus dibersihkan agar tidak menjadi sarang kuman.

Jika tak menemukan fasilitas untuk cuci tangan, bisa menggunakan handrub atau hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen. Selain itu, disarankan juga agar:

1. Hindari menyentuh hewan atau burung.
2. Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup.
3. Hindari kontak dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.
4. Jika merasa tidak sehat ketika berada di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan segera cari layanan kesehatan.
5. Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala seperti demam dan pakai masker untuk mencegah penularan penyakit.



Simak Video "Taiwan Desak China Beberkan Detail Wabah Virus Korona Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)