Sabtu, 18 Jan 2020 19:02 WIB

Heboh Keraton Agung Sejagat, Delusi dan Kesehatan Jiwa

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kerajaan Keraton Agung Sejagat. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Jakarta - Baru-baru ini ramai diperbincangkan soal kerajaan baru di Purworejo, Jawa Tengah. Kerajaan Keraton Agung Sejagat ini didirikan oleh pria bernama Toto Santoso, dan Fanni Aminadia, yang menjadi ratunya. Munculnya Kerajaan Agung Sejagat juga sempat disebut netizen miliki masalah kejiwaan.

Psikolog Nuzulia Rahma Tristinarum, dari Motherhope Indonesia menjelaskan alasan seseorang mendirikan sekte, atau kerajaan baru tak hanya terjadi karena gangguan kejiwaan. Namun, faktor ekonomi bisa menjadi pemicunya.

"Kemungkinan orang tersebut mengalami gangguan mental yang dinamakan psikosis, atau karena kepentingan tertentu. Misalnya untuk mendapatkan uang dan popularitas dengan cara instan," jelasnya saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

Hal yang sama juga dijelaskan dr Lahargo Kembaren, SpKJ, dari RS Siloam Bogor. Menurut dr Lahargo, gangguan jiwa yang dialami ini bisa membuat seseorang kesulitan membedakan realitas dan khayalan.



Kerajaan baru seperti Keraton Agung Sejagat sering terjadi di Indonesia. Tak sedikit yang mengikuti perkumpulan mirip sekte ini, anggotanya bahkan bisa sampai ratusan atau ribuan.

Selain itu pada tahun 2018 sempat heboh soal munculnya Kerajaan Ubur-ubur di Serang yang dipimpin oleh seorang ratu bernama Aisyah Tusalamah. Tiga dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, menyebut Aisyah mengalami gangguan jiwa berat.

"Selama 21 hari diobservasi di Grogol disimpulkan bahwa terperiksa mengalami gangguan jiwa berat, psikosis, tidak mampu bertanggung jawab terhadap perbuatannya," kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin saat itu mengumumkan hasil pemeriksaan Aisyah.

Saat ini 'raja' dan 'ratu' Keraton Agung Sejagat sudah resmi ditetapkan menjadi tersangka. Keduanya dijerat dengan pasal penipuan dan keonaran.



Simak Video "Resep dan Cara Meracik Jamu Kunyit Asam"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)