Jumat, 24 Jan 2020 13:04 WIB

Suspek Virus Corona di Jakarta Diisolasi, Ini Artinya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas memeriksa warga terkait virus corona (Foto: AP Photo)
Jakarta -

RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso dikabarkan tengah merawat pasien suspek virus corona 2019-nCoV. Pemeriksaan masih berjalan, pasien suspek tersebut kini diisolasi agar tidak menyebarkan virus.

Ketika seorang pasien disebut sebagai suspek, sebenarnya apa sih artinya? Ahli penyakit tropik dan infeksi dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, menjelaskan maknanya.

"Suspek itu biasanya kalau kasus tersebut sudah memenuhi kriteria misal demam iya, batuk iya, ada kontak dengan orang yang positif dan ada riwayat ke Uuhan, dia jadi suspek," sebut dr Erni, saat dijumpai di Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Apabila suspek pasien memang betul ada riwayat perjalanan dari Wuhan atau dataran China dan belum diketahui mengidap penyakit apa, maka pasien akan diisolasi. Setelah itu sampel virus akan diambil kemudian diteliti.

"Jika negatif tapi kondisinya masih berat, yang dilakukan tetap diisolasi dulu. Karena kan kita blm punya kit penanganannya. Kalau di cek dan dia positif berarti bukan suspect lagi tapi confirmed case, kasus pasti," tambahnya.

Meski pasien sudah diisolasi, tim medis tetap harus memeriksa keluarga terlebih yang memiliki kontak langsung. Sebab ditakutkan orang terdekat pasien sudah tertular namun belum menunjukkan gejala.

Untuk pengecekan spesimen dan virus tidak dilakukan di rumah sakit tetap sampelnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes).

"Saya rasa dalam 1x24 jam sudah keluar hasilnya," pungkasnya.

Suspek Virus Corona di Jakarta Diisolasi, Ini Artinya


Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)