Jumat, 24 Jan 2020 16:48 WIB

Viral Sup Kelelawar Picu Wabah Virus Corona, Pakar Vaksin Angkat Bicara

Firdaus Anwar - detikHealth
Konsumsi sup kelelawar ramai disebut jadi penyebab wabah virus corona. (Foto: Andi Saputra)
Jakarta -

Wabah virus corona baru di China jadi perbincangan netizen. Di media sosial ramai dibagikan informasi virus corona ini bersumber dari kelelawar dan kemudian menyebar karena kebiasaan warga mengonsumsi hewan tersebut.

"Jgn makan kelelawar biar gak kena virus corona sama yg di sana thu..," tulis salah satu pengguna Twitter.

Menanggapi hal tersebut ahli penyakit dalam dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, dari Rumah Sakit Omni Pulomas menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Sumber virus corona baru yang secara resmi bernama 2019-nCoV itu masih diteliti dengan bukti awal menunjukkan kemungkinan virus disebar oleh ular.

"Sampai sekarang belum ada yang bisa mengonfirmasi apakah memang karena kelelawar seperti yang ramai dibicarakan. Itu berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata dr Dirga saat ditemui detikcom, Jumat (24/1/2020).

"Kita tahu ini awalnya dari sebuah pasar di Wuhan, China, yang menjual seafood, reptil, ular, dan memang ada juga kelelawar betul. Tapi informasi terakhir peneliti menduga awalnya bersumber dari ular," lanjut pria yang juga seorang vaksinolog lulusan University of Siena ini.

Dikutip dari South China Morning Post, peneliti China menyebut kelelawar secara alami bisa membawa virus corona. Namun demikian bukan berarti virus korona yang menyerang saat ini ditularkan secara langsung oleh sang hewan.

"Inang alami virus Corona Wuhan bisa jadi kelelawar... Namun antara kelelawar ke manusia ada perantara yang belum bisa dipastikan," tulis peneliti.

dr Dirga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

"Soal kelelawar sampai sekarang belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Jadi sebaiknya jangan mudah percaya dulu," pungkas dr Dirga.



Simak Video "Heboh Sup Kelelawar Disebut Sebabkan Virus Corona, Apa Benar?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)