Minggu, 02 Feb 2020 16:02 WIB

Tak Hanya karena Dehidrasi, Bibir Pecah-pecah Bisa Jadi Tanda Diabetes

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
ilustrasi bibir kering Bibir pecah-pecah tak selalu karena dehidrasi. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Bibir pecah-pecah biasanya jadi tanda tubuh kurang asupan cairan. Namun tak hanya dehidrasi penyebabnya. Berbagai masalah kesehatan lain bisa jadi faktor bibir pecah-pecah.

Spesialis penyakit dalam, Dr Sudha Menon, mengatakan kondisi bibir pecah-pecah juga biasa disebut dengan cheilitis.

"Bibir pecah-pecah disebut dengan cheilitis. Bibir pecah-pecah sering ditandai dengan retak dan terkelupas. Menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi dapat dilakukan di rumah, jika itu bukan termasuk kasus yang ekstrem. Tetapi jika kondisinya memburuk, ini mungkin mengarah pada masalah kesehatan lainnya," ujar Dr Sudha dikutip dari situs Times Of India.

Masalah kesehatan lain bisa ditandai dengan bibir pecah-pecah seperti sembelit, anemia, bahkan hingga diabetes.

Ia juga menyebut, bibir pecah-pecah bisa disebabkan oleh alergi obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin, mineral dalam tubuh, serta stres, dan cemas.

Bagaimana cara mengatasi bibir pecah-pecah?

Menurutnya, penting untuk menjaga pola diet dengan seimbang dan teratur. Selalu menjaga diri tetap terhidrasi, dan rutin periksa kesehatan secara menyeluruh.

Ahli gizi dan konsultan kesehatan umum, Kavita Devgan, juga mengingatkan agar tidak menyepelekan kondisi bibir pecah-pecah.

"Karena kalau tidak sembuh setelah diobati, dan penyebabnya bukan karena dehidrasi. Bisa jadi itu masalah gula darah tinggi atau diabetes," jelasnya.



Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)