Senin, 03 Feb 2020 11:00 WIB

Faktor Risiko Aritmia Jantung Seperti Dialami Gus Sholah Sebelum Meninggal

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Gus Sholah di Serang Gus Sholah mengalami aritmia jantung sebelum tutup usia (Foto: Bahtiar Rifai/detikcom)

5. Diabetes
Risiko terkena penyakit arteri koroner dan tekanan darah tinggi akan meningkat apabila mempunyai riwayat diabetes.

6. Sleep apnea
Suatu kondisi berhentinya proses pernapasan dalam waktu singkat selama tertidur, dapat meningkatkan risiko bradikardia (lambatnya denyut jantung), fibrilasi atrium (denyut jantung yang tidak normal), dan aritmia lainnya.

7. Ketidakseimbangan elektrolit
Elektrolit berperan dalam menjaga kinerja saraf dan otot. Kadar elektrolit yang terlalu tinggi atau sebaliknya dapat mempengaruhi impuls listrik jantung dan meningkatkan terjadinya risiko aritmia.

Faktor-faktor pola hidup yang kurang sehat pun dapat meningkatkan risiko terjadinya aritmia, seperti asal-asalan mengonsumsi obat, kebiasaan meminum alkohol, hingga terlalu banyak mengonsumsi kafein.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)