Senin, 03 Feb 2020 13:49 WIB

Hoax or Not

Viral Pasien Suspek Virus Corona Meninggal di Semarang, Ini Faktanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Hoax suspek virus corona meninggal di Semarang. Hoax kabar pasien suspek virus corona meninggal di Semarang. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta -

Di media sosial viral video yang menyebut ada lima pasien suspek virus corona di Semarang dan satu orang di antaranya meninggal dunia. Dalam video tampak para petugas kesehatan dengan pakaian pelindung lengkap sedang membawa pasien.

"Bahaya, sudah ada di semarang virus corona," kata salah satu pengguna Facebook yang turut membagikan video.

Terkait hal tersebut Pihak RSUP dr. Kariadi Semarang lewat akun Instagramnya @rskariadi menegaskan video yang beredar tidak menunjukkan pasien kasus virus corona. Video tersebut merupakan latihan simulasi yang awalnya disiarkan oleh salah satu televisi swasta kemudian diedit oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Jadi video pemberitaan dari Kompas TV sepertinya malah membuat resah pemirsa karena pemberitaan tentang simulasi diberitakan di tengah-tengah berita atau narasi. Terus ada oknum yang mengedit berita dari Kompas TV, jadinya seolah-olah kasus tersebut adalah benar," kata Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warenda, pada detikcom.

Penelusuran detikcom juga menemukan kejanggalan pada video yaitu menggunakan beberapa adegan dari berbagai siaran televisi tentang virus corona di tempat yang berbeda dari narasi. Sebagai contoh ada gambar dengan keterangan diambil di Cirebon, Surabaya, dan Tasikmalaya.

Jadi bisa dipastikan video yang menyebut ada pasien virus corona meninggal di Semarang adalah bohong alias hoax.

RSUP dr Kariadi memang sempat menangani mahasiswa asal Indonesia yang kuliah S3 di Wuhan yang disebut menjadi sumber merebaknya virus Corona di China. Namun mahasiswa itu sudah dipulangkan setelah menjalani observasi dan dinyatakan negatif Corona.



Simak Video "Daftar 54 Hoax Mengenai Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)