Selasa, 04 Feb 2020 15:21 WIB

Jenis-jenis Fraktur, Kondisi Tulang yang Sedang Dialami Putri AHY

Siti Masluha - detikHealth
agus harimurti yudhoyono Putri AHY, Almira Yudhoyono, tampak menggunakan alat bantu untuk berjalan. (Foto: tangkapan layar)

Penyebab

Penyebab fraktur yang paling umum adalah:

- Trauma, seperti terjatuh, kecelakaan dalam berkendara, atau cedera saat pertandingan sepak bola bisa menyebabkan patah tulang
- Osteoporosis, penyakit yang melemahkan tulang dan membuatnya cenderung patah atau rapuh
- Terlalu sering digunakan, gerakan berulang dapat melelahkan otot dan memberi lebih banyak kekuatan pada tulang. Ini dapat menyebabkan fraktur stres. Fraktur stres lebih sering terjadi pada atlet.

Gejala

Sebagian besar patah tulang atau fraktur disertai dengan nyeri hebat ketika cedera awal terjadi. Ini bisa menjadi lebih buruk ketika Anda bergerak atau menyentuh area yang terluka. Dalam beberapa kasus, Anda bahkan bisa pingsan karena rasa sakit dan mungkin juga merasa pusing karena syok.

Tanda dan gejala fraktur lainnya meliputi:

- Bengkak, kemerahan, dan memar di area yang terluka
- Kesulitan menopang berat badan dengan area luka
- Angulation (area yang terkena mungkin tertekuk pada sudut yang tidak biasa)
- Deformitas, anggota tubuh mungkin terlihat "tidak pada tempatnya" atau sebagian tulang mungkin menusuk melalui kulit
- Terlihat pucat.

Diagnosis Patah Tulang

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mengidentifikasi tanda dan gejala, dan membuat diagnosis.

Cara paling umum untuk mengetahui patah tulang adalah dengan rontgen, yang memberikan gambar tulang dengan jelas. Dokter kemungkinan akan menggunakan hasil rontgen untuk menentukan diagnosis jenis fraktur dan bagian mana yang cedera.

Dalam beberapa kasus, MRI atau CT scan juga dapat dilakukan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4