Jumat, 07 Feb 2020 11:05 WIB

Kedutaan Indonesia Imbau WNI di Singapura Tetap Waspada Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
FILE - In this Thursday, Jan. 23, 2020 file photo, Passengers wear protective face masks at the departure hall of the high speed train station in Hong Kong.  Fear about the effects of a new virus found in China is spreading faster through financial markets around the world than the sickness itself. U.S. stocks fell to their biggest weekly loss since early October on worries that the new coronavirus could ultimately hurt travel and global economic growth. (AP Photo/Kin Cheung, File) KBRI di Singapura imbau WNI untuk tetap waspada terhadap coronavirus. Foto ilustrasi: AP Photo/Kin Cheung, File
Jakarta -

Pada 4 Februari 2020 lalu, Ministry of Health (MOH) Singapura melaporkan kasus virus corona ke-21 yang terjadi di negaranya. Hal itu terjadi pada Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 44 tahun yang bekerja sebagai pekerja migran.

Berdasarkan rilis yang diterima, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura mengimbau seluruh WNI yang ada di negara tersebut untuk tetap waspada. Selain itu, para WNI juga diharapkan untuk selalu menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan.

Perkembangan soal WNI yang positif terkena virus corona, saat ini ia tengah menjalani perawatan di ruang isolasi di Singapore General Hospital. Keadaannya saat ini terpantau stabil. Untuk tetap memantaunya, pihak KBRI terus melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait.


Sebelumnya, WNI berusia 44 tahun tersebut dikabarkan positif terinfeksi virus corona meskipun tidak pernah memiliki riwayat perjalanan ke China. Namun, kuat diduga ini terjadi karena ia bekerja sebagai pekerja rumah tangga dari warga Singapura yang telah terbukti positif coronavirus.

Hingga 5 Februari lalu, sekitar 385 orang yang dicurigai terinfeksi virus corona. Ini terdiri dari 28 orang positif virus corona (satu orang dinyatakan pulih pada 4 Februari dan diperbolehkan pulang), 295 orang negatif coronavirus, dan 62 orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan serta uji lab.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)