Sabtu, 15 Feb 2020 05:50 WIB

Pesan Dokter Jelang Kepulangan WNI dari Karantina di Natuna Hari Ini

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
In this Thursday, Jan. 23, 2020, photo, a staff member wearing a hazardous materials suit hauls a bin at a hospital that reported a coronavirus death in Yichang in central Chinas Hubei Province. China is swiftly building a 1,000-bed hospital dedicated to patients infected with a new virus that has killed 26 people, sickened hundreds and prompted unprecedented lockdowns of cities during the countrys most important holiday. (Chinatopix via AP) Virus corona COVID-19 telah menewaskan lebih dari 1.000 orang (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)
Jakarta -

Pada Sabtu (15/2), sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dievakuasi dari Wuhan, China, akan selesai menjalani karantina di Natuna. Mereka dijadwalkan akan dipulangkan ke Jakarta pada akhir pekan ini.

"Kemarin di Kemenko PMK sudah dirapatkan dan diputuskan observasi diakhiri pada tanggal 15 Februari pukul 12.00. Artinya sabtu pagi pengecekan kesehatan terakhir setelah itu persiapan ke Jakarta," tutur Setjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto, kepada media melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Menanggapi hal ini, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, dr Adrian Rusli, SpP(K) mengatakan sikap masyarakat harus tenang.

"Saya menyarankan sikapnya (masyarakat) harus tenang, kan mereka sudah melewati proses dan dikarantina selama 14 hari. Sudah diobservasi, dicek juga kesehatannya, pulang pasti aman lah," ujar dr Adrian di Jakarta, pada Jumat (14/2).

dr Adrian menyarankan agar masyarakat yang nantinya menerima kepulangan WNI agar tidak khawatir. Ia berharap, lingkungan dan masyarakat dapat merangkul seperti biasanya.



Simak Video "Suasana Ruang Isolasi Pasien Suspect Corona di RSPI Sulianti Saroso"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)