Senin, 17 Feb 2020 13:10 WIB

Di Negara-negara Ini, Datang dari Singapura Harus Mengkarantina Diri Sendiri

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kasus virus corona di China dan negara lain terus bertambah. Walaupun begitu, sebanyak 10.844 pasien virus corona di China daratan telah berhasil sembuh. Karantina dilakukan untuk mengurangi risiko penularan virus corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Sejumlah negara menganjurkan para pendatang atau pengunjung dari Singapura untuk mengkarantina diri sendiri. Ini terkait meningkatnya jumlah kasus virus corona COVID-19 di Singapura.

Salah satunya adalah Israel. Negara ini menganjurkan warga yang datang dari Thailand, Hong Kong, Makau, dan Singapura untuk mengkarantina diri sendiri.

"Mulai hari ini, siapa pun yang kembali dari negara-negara ini akan berada di dalam rumah sampai 14 hari dari tanggal pengembalian," kata kementerian kesehatan seperti dikutip dari Times Of Israel.

Selain Israel, negara bagian Sarawak Malaysia juga memberlakukan kebijakan serupa. Pendatang atau pengunjung yang datang dari Singapura diinstruksikan untuk mengkarantina diri sendiri selama 14 hari.

Menurut Wakil Kepala Menteri Amar Douglas Uggah, keputusan ini mulai berlaku setelah Singapura menetapkan peringatan status oranye pada Senin (10/2) lalu untuk wabah COVID-19 ini. Ia khawatir jika virus corona yang ada di negara tersebut ikut masuk ke Sarawak.

"Sampai saat ini, kami masih bebas dari coronavirus. Saya menghimbau pada para pendatang dari Singapura untuk saling mendukung dan bekerja sama agar semua terkendali dengan baik," kata Uggah yang dikutip dari The Straits Time.

Di Sarawak sendiri, telah mencatat 60 pasien suspek COVID-19. 43 orang diantaranya negatif, dan 17 orang lainnya masih menunggu hasil tes.



Simak Video "Gejala Infeksi Corona COVID-19 Tak Biasa yang Perlu Diwaspadai"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)