Senin, 17 Feb 2020 14:18 WIB

RI Tak Wajibkan Karantina Diri Sendiri Sepulang dari Singapura

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19. Petugas mengukur suhu badan dengan thermal gun (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Singapura menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang mengonfirmasi kasus positif virus corona. Tercatat puluhan warga Singapura dan satu WNI positif virus corona.

Terkait hal tersebut, beberapa negara seperti Israel dan Malaysia akan memberlakukan anjuran mengkarantina diri sendiri bagi warganya yang baru berkunjung ke Singapura. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi dan mengontrol penyebaran virus corona COVID-19.

Di Indonesia sendiri, anjuran karantina diri sendiri atau self quarantine bagi WNI yang baru pulang dari Singapura belum diberlakukan. Mereka yang kembali ke Indonesia masih sebatas diberikan kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card.

"Nggak ada (self quarantine) karena Singapura bukan melakukan karantina wilayah," sebut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Anung Sugihantono, kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (17/2/2020).

Belum diberlakukannya karantina bagi WNI mengingat pemerintah Singapura tidak memberlakukan lock down atau karantina wilayah seperti yang dilakukan pemerintah Wuhan. Meski demikian pengawasan di pintu masuk negara masih terus diperkuat dengan thermal gun dan thermal scanner.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)