Senin, 17 Feb 2020 15:07 WIB

Tak Takut Dicibir, Menkes Tegaskan Lagi Soal Doa Bantu Tangkal Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto Menkes Terawan selalu menekankan pentingnya doa dalam mengatasi virus corona COVID-19 (Foto: Muhammad Ridho)
Jakarta -

Korban terinfeksi virus corona COVID-19 makin bertambah setiap harinya. Tak hanya di China, beberapa negara lain juga sudah mengkonfirmasi adanya kasus positif di wilayah mereka bahkan di negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Di Indonesia sendiri, sampai sekarang dilaporkan belum ada kasus suspek atau positif virus corona COVID-19. Dalam beberapa kesempatan, Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, menyebut kekuatan doa jadi salah satu alasan RI masih 'kebal' COVID-19.

Terkait pernyataannya tersebut, tidak sedikit yang skeptis dan mempertanyakan apa alasan Menkes Terawan selalu menyebut doa sebagai 'tameng' Indonesia bebas COVID-19. Saat ditemui di Kantor Staf Presiden, Menkes menyebut hal ini didasari oleh Indonesia yang menjadikan Tuhan sebagai salah satu pilar negara.

"Kalau Pancasila, kita ini negara yang berketuhanan Yang Maha Esa, apapun agamanya selama kita teguh pada Pancasila, doa itu menjadi yang utama maka namanya ora et labora," katanya di kantor KSP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Tak jarang pernyataan Menkes mengenai doa juga dicibir oleh negara lain. Ia menyebut negara lain boleh protes, tapi masyarakat Indonesia tidak boleh malu mengandalkan Tuhan.

"Kenapa malu mengandalkan Yang Maha Kuasa? Masa berdoa aja malu," ujarnya.

"Satu, efisiensi harus dilakukan berdasarkan rasional ilmu kesehatan pada standar WHO. Kedua yo berdoa. Nek ndak berdoa jangan coba-coba andalkan kekuatan sendiri," tutupnya.

Efisiensi yang dimaksud adalah pemantauan semua kejadian yang diduga atau dicurigai infeksi virus corona COVID-19 dengan memperketat pintu masuk dan menelusuri setiap orang, baik WNI maupun WNA yang datang ke Indonesia. Selain itu juga dilakukan pengecekan kesehatan di pintu masuk negara dan membagikan kartu kewaspadaan kesehatan.



Simak Video "Sebut WNI ABK World Dream 'Duta Imunitas Corona', Menkes Dicibir"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)