Senin, 17 Feb 2020 17:58 WIB

Tak Perlu Karantina Sepulang dari Singapura, Checklist Lebih Disarankan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ganasnya virus corona menambah jumlah korban jiwa menjadi 1.113 orang di China pada Rabu (12/2). Berikut foto-foto ketatnya penanganan medis yang dilakukan. Virus corona menewaskan lebih dari 1.700 orang di seluruh dunia (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Indonesia tidak mewajiban karantina sepulang dari Singapura. Guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI), Prof dr Ascobat Gani, MPH, DrPH, lebih menyarankan checklist yang berguna untuk penelusuran.

"Jadi tidak cukup hanya pakai thermal gun, saya kira kita bisa bikin beberapa ceklis di samping periksa demam itu di ceklis apa saja yang perlu ditanyakan seperti berapa lama di Singapura? Atau sebelum di Singapura dia kemana? Siapa tau sebelumnya dia dari China Selatan yang sudah endemik itu," kata Prof Ascobat kepada detikcom, Senin (17/2/2020).

"Beberapa ceklis tambahan mungkin 1 sampai 5, kalau tembus satu saja ok langsung diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.

Beberapa negara seperti Israel mewajibkan self quarantine sepulang dari Singapura demi mengantisipasi penularan virus corona COVID-19. Indonesia untuk saat ini tidak menerapkan kebijakan serupa.

"Nggak ada (self quarantine) karena Singapura bukan melakukan karantina wilayah," sebut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Anung Sugihantono, kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (17/2/2020).



Simak Video "Dugaan Lain Munculnya Virus Corona, Kebocoran Laboratorium Wuhan?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)