Senin, 17 Feb 2020 18:31 WIB

Studi Mengatakan COVID-19 Tidak Menular ke Janin

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ganasnya virus corona menambah jumlah korban jiwa menjadi 1.113 orang di China pada Rabu (12/2). Berikut foto-foto ketatnya penanganan medis yang dilakukan. Virus corona tak menular ke janin (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Hingga kini pengetahuan tentang COVID-19 terbilang minim, lantaran virus corona yang menjadi penyebabnya merupakan jenis baru. Beberapa waktu lalu dunia digemparkan dengan bayi berusia 30 jam sudah terkena COVID-19.

Lantas apakah COVID-19 bisa menular melalui janin?

Dikutip dari Live Science, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, pada Rabu (12/2/2020), mengatakan kemungkinan COVID-19 tidak ditularkan selama masa kehamilan.

Namun penelitian ini masih berskala kecil dan hanya melibatkan wanita hamil pada trimester ketiga yang melahirkan melalui operasi caesar. Perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan apakah hal ini juga berlaku pada wanita yang melahirkan secara normal.

"Kita harus terus memberikan perhatian khusus pada bayi yang baru lahir dari ibu dengan COVID-19," tulis Yuanzhen Zhang, seorang profesor di Rumah Sakit Zhongnan.

Dalam studi tersebut para peneliti melakukan analisis terhadap sembilan wanita hamil positif COVID-19, pada usia kandungan 36 hingga 39 minggu yang dirawat di rumah sakit di Wuhan, China.

Ketika kesembilan wanita itu melahirkan melalui operasi caesar, dokter mengumpulkan berbagai sampel seperti cairan ketuban, darah tali pusar, hingga air susu ibu (ASI). Semua sampel ini diambil di ruang operasi saat kelahiran, sehingga hasilnya pun akan lebih mendekati.

Hasilnya pun cukup mengejutkan, semua bayi yang baru lahir selamat dari COVID-19. Berbagai sampel dari cairan ketuban, darah tali pusar, dan ASI pun tidak ada yang terinfeksi virus corona.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)