Selasa, 18 Feb 2020 09:45 WIB

Dialami Ashraf Sinclair Sebelum Tutup Usia, Berikut 5 Fakta Serangan Jantung

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
BCL & Ashraf Sinclair Ashraf Sinclair meninggal dunia. (Foto: Gus Mun)
Jakarta -

Ashraf Sinclair, suami penyanyi Bunga Citra Lestari, meninggal dunia karena serangan jantung di usia 40 tahun. Kabar ini mengejutkan masyarakat sebab Ashraf dikenal memiliki tubuh yang bugar dan rajin berolahraga.

Jika dahulu serangan jantung kerap dikaitkan dengan orang yang punya kebiasaan hidup tidak sehat atau usia lanjut, saat ini penyakit mematikan itu juga dapat menyerang usia muda bahkan yang bugar sekalipun.

Mengutip berbagai sumber, berikut berbagai fakta mengenai serangan jantung yang dialami Ashraf Sinclair sebelum usia.

1. Punya tiga faktor risiko utama

Tiga faktor paling berisiko serangan jantung adalah merokok, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Menurut CDC, hampir setengah orang dewasa memiliki setidaknya satu dari tiga faktor risiko utama ini.

Kondisi lainnya juga dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung seperti depresi, konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan narkoba dan kegemukan.

2. Sering terjadi di pagi hari

Selain faktor risiko tertentu, ritme sirkadian tubuh membuat seseorang rentan terkena serangan jantung pada jam-jam tertentu. Disebutkan oleh Dr Adolfo Bellosillo, kepala Makati Medical Center's Cardiac Rehabilitation and Preventive Cardiology Unit, risiko kita terkena serangan jantung cenderung lebih tinggi pada waktu bangun pagi, yakni jam 6 pagi hingga jam 12 siang.

"Serangan jantung dan semua kegawatdaruratan kardiovaskular termasuk kematian mendadak akibat penyakit jantung dan stroke, banyak terjadi di pagi hari, terutama tepat saat bangun tidur," tuturnya, dikutip dari Business Inquiries.

3. Suara bising tingkatkan risiko serangan jantung

Sebuah penelitian menunjukkan paparan suara bising dari kendaraan bermotor, kereta api ataupun pesawat terbang meningkatkan risiko serangan jantung. Disebutkan bahwa tinggal di dekat jalan raya membuat tubuh berada dalam keadaaan yang tertekan.

"Ketika terpapar suara bising, tubuh mengaktifkan sistem saraf simpatetik yang membuatnya terjaga terus-menerus, yang bila dipaksakan dari waktu ke waktu akan merusak sistem kardiovaskular," terang Dr Andreas Seidler seperti dilaporkan Telegraph.

4. Bisa menyerang usia muda

Penyakit jantung sering dikaitkan dengan lansia, namun kini makin banyak orang yang berusia muda atau di bawah 35 tahun juga terkena serangan jantung. Penyebabnya bisa bermacam-macam, lebih sering karena masalah keabnormalan jantung dan gaya hidup.

Mengutip Everyday Health, serangan jantung pada usia muda biasanya diakibatkan henti jantung mendadak atau Sudden Cardiac Arrest (SCA). SCA biasanya disebabkan kelainan struktur jantung yang tidak terdeteksi.

5. Rutin check up penting untuk cegah serangan jantung

Disebutkan bahwa olahraga mempunyai faktor besar dalam mengurangi risiko serangan jantung. Hanya saja beberapa orang berolahraga tanpa pernah melakukan check up rutin.

Spesialis jantung dr Vito A Damay, SpJP, mengibaratkan berolahraga tanpa check up kesehatan layaknya mesin yang sering dipakai balapan, tetapi tidak pernah dibawa ke bengkel.

"Tahu-tahu ban sudah aus, bocor, klep mesin longgar, atau oli sudah habis," jelasnya.

Tonton video 'Kenali Serangan Jantung yang Dialami Ashraf Sinclair' di sini:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video " Aktif Olahraga, Ashraf Sinclair Kantongi Sertifikat Pelatih Crossfit"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)