Kamis, 20 Feb 2020 12:46 WIB

Pasien HIV di China Terancam Kehabisan Obat karena Virus Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi obat Obat HIV perlu diminum secara rutin seumur hidup. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pasien human immunodeficiency virus (HIV) perlu mengonsumsi obat antiretroviral secara rutin untuk menekan virus di dalam tubuhnya. Namun situasi karantina massal di China karena virus corona (COVID-19) dilaporkan oleh lembaga internasional UNAIDS membuat pasien HIV berisiko kehabisan obat.

Alasannya karena menurut laporan para pasien HIV tidak bisa mendapatkan suplai obatnya lagi. Survei melihat hampir setengah pasien HIV di China atau tepatnya 48,6 persen tidak tahu ke mana mereka harus pergi untuk mendapatkan obat.

"Orang-orang dengan HIV harus terus mengonsumsi obat HIV ini untuk menjaganya tetap hidup... Kita harus memastikan bahwa semua orang yang memerlukan terapi HIV bisa mendapatkannya di mana saja," kata Direktur Eksekutif UNAIDS, Winnie Byanyima, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/2/2020).

Semakin menjadi masalah karena kini obat HIV juga sedang ramai digunakan dalam eksperimen untuk mengobati virus corona. Orang-orang membeli obat HIV sehingga membuat stok semakin menipis.

UNAIDS menyebut menurut data dari pemerintah ada sekitar 1,25 juta orang di China yang hidup dengan HIV pada tahun 2018.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)