Jumat, 21 Feb 2020 12:46 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Korsel Tertular Virus Corona, 'Super-spreader'?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19. Seorang petugas memeriksa suhu tubuh dengan thermal gun (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Sedikitnya 73 kasus baru virus corona COVID-19 dilaporkan oleh pemerintah Korea Selatan. Sekitar 42 di antaranya terhubung langsung dengan Gereja Shincheonji di Daegu, sebuah gereja dari sekte yang didirikan oleh Lee Man-hee.

Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit (CDC) setempat menyebutnya sebagai peristiwa 'super-spreading'. Istilah super-spread biasa dipakai dalam situasi wabah, menggambarkan penularan pada banyak orang dari satu pasien indeks atau pasien yang pertama kali tertular.

Seorang jemaat wanita berusia 62 tahun yang disebut 'Patient 31' diyakini telah menyebarkan virus ke puluhan jemaat lain yang mengikuti kebaktian di gereja tersebut. Wanita ini tetap ikut kebaktian meski mengalami demam karena merasa tidak pernah bepergian ke luar negeri.


Estimasi berdasarkan data saat ini, seorang pasien virus corona COVID-19 menularkan ke rata-rata 2,2 pasien lain di sekitarnya. Total sudah ada 156 kasus di Korea Selatan, dengan kematian sebanyak 1 kasus.Dikutip dari Livescience, wanita tersebut bersama 37 jemaat lain terkonfirmasi positif tertular virus corona SARS CoV-2 penyebab COVID-19. Sebanyak 52 jemaat lain mengalami gejala infeksi namun belum sempat diperiksa.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)