Senin, 24 Feb 2020 09:01 WIB

Sudah Diuji Coba pada Monyet, Remdesivir Segera Siap Diproduksi Massal

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumlah korban jiwa imbas virus corona terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu (19/2) korban tewas akibat virus itu mencapai lebih dari 2 ribu orang secara global Vaksin virus corona siap diproduksi massal. Foto ilustrasi: AP Photo
Jakarta -

Ilmuwan di Amerika Serikat tengah berlomba untuk menyelesaikan vaksin bagi penyakit yang sedang mewabah sejak akhir Desember 2019 lalu, yaitu COVID-19. Belum lama ini, para ilmuwan sudah melakukan uji coba dengan menyuntikkan vaksin pada monyet yang sebelumnya telah disuntikkan virus MERS-CoV.

Para ilmuwan dari National Institutes of Health (NIH) di Rocky Mountain Laboratories NIAID di Hamilton, Montana, menyuntikkan sekelompok monyet dengan antivirus remdesivir. Setelah enam hari divaksinasi, monyet-monyet tersebut tidak menunjukkan adanya gejala-gejala dari virus.

Setelah keberhasilan itu, para ilmuwan berharap bisa menguji coba obat tersebut untuk jenis epidemi COVID-19 yang sedang mewabah di Wuhan. Hal ini dikarenakan jenis virus pada MERS-CoV dan COVID-19 memiliki gejala yang sama.

Dikutip dari The Sun, meskipun hasilnya menjanjikan, ilmuwan AS akan terus meneliti agar remdesivir bekerja dengan baik dan bisa diproduksi secara massal.

"Remdesivir sebelumnya melindungi hewan dari berbagai virus dalam percobaan laboratorium. Obat ini juga telah dibuktikan secara eksperimental dan efektif mengobati monyet yang terinfeksi virus Ebola dan Nipah," kata salah satu ilmuwan.

Para ilmuwan tersebut telah menunjukkan bahwa penelitian untuk vaksin tersebut cukup menjanjikan untuk menyembuhkan MERS-CoV dan COVID-19. Jika semua telah terbukti aman dan paten, akan segera diproduksi serta dipasarkan.



Simak Video "Mengenal Ad5-nCov, Vaksin Corona untuk Antibodi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)