Selasa, 25 Feb 2020 20:35 WIB

Suspek Corona di RS Kariadi Semarang Meninggal, Kemenkes: Negatif COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Airport personnel look at thermal scanners as they check on arriving passengers at Manilas international airport, Philippines, Thursday, Jan. 23, 2020. The government is closely monitoring arrival of passengers as a new coronavirus outbreak in Wuhan, China has infected hundreds and caused deaths in that area. (AP Photo/Aaron Favila) Petugas memindai gejala infeksi virus corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seorang pasien isolasi di RSUP dr Kariadi Semarang meninggal. Kementerian Kesehatan RI memastikan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pasien tersebut negatif virus corona COVID-19.

"Sudah konfirmasi lab negatif Covid-19," tegas Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto, saat dihubungi detikcom, Selasa (25/2/2020).

Dikabarkan, pasien tersebut merupakan WNI berusia 37 tahun dengan riwayat perjalanan dari Spanyol, Dubai, lalu ke Jakarta. Pertama kali dirawat di rumah sakit daerah tanggal 17 Februari, masuk RS dr Kariadi tanggal 16 Februari, lalu meninggal pada Minggu (23/2/2020) pukul 12.00.

Saat datang, pasien memiliki keluhan sesak napas, batuk, dan demam. Pasien lalu ditangani di ICU.

"Kita rawat tiga, satu keluar karena bakterial, yang dua, warga negara Jepang dan WNI sama perlakuannya, penempatan di ruang isolasi, yang berat di ICU. Petugasnya memakai alat pelindung diri yang sama, untuk kewaspadaan universal," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr. kariadi Semarang, dr. Agoes Poerwoko, SpOG(K), MARS.

Tidak disebutkan apa penyebab pneumonia atau sesak napas yang dialmai pasien sebelum meninggal. Beberapa kemungkinan seperti TBC, HIV, dan virus corona COVID-19 semuanya dipastikan negatif.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)