Kamis, 27 Feb 2020 15:51 WIB

Kebutuhan Melonjak, Polisi Sita 31 Juta Masker Palsu di China

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumlah korban jiwa imbas virus corona terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu (19/2) korban tewas akibat virus itu mencapai lebih dari 2 ribu orang secara global Kebutuhan masker melonjak, banyak oknum memproduksi masker palsu. Foto ilustrasi: AP Photo
Jakarta -

Maraknya virus corona COVID-19 di beberapa negara, terutama di China, membuat kebutuhan akan masker semakin melonjak. Hal ini membuat stok habis atau harga yang melambung tinggi dari biasanya

Tak jarang ada oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan ini. Di China, banyak penipu yang tega memproduksi masker palsu dan menjualnya ke pasar gelap.

Pihak kepolisian setempat bahkan telah menyita 31 juta masker palsu atau yang memiliki kualitas di bawah standar. Dalam satu bulan ini, sudah terjadi beberapa kasus penipuan semacam itu seperti yang dikutip dari Daily Star.

Wakil Menteri Keamanan Publik, Du Hangwei, mengatakan hingga saat ini jumlah masker dan produk desinfektan lainnya yang disita sudah sangat banyak. Totalnya mencapai 174 juta Yuan atau setara dengan Rp 353 miliar.

Menanggapi hal ini, Du berjanji bahwa pihak kepolisian akan terus menindak kenaikan harga bahkan beredarnya produk palsu.

Pemerintah Provinsi Sichuan mengatakan, tindakan penjualan masker palsu dan di bawah standar seperti ini dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.



Simak Video "Tangkal Corona, Apakah Masker Sangat Berguna?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)