Jumat, 06 Mar 2020 19:16 WIB

RSPI SS: Pasien yang Diisolasi Meninggal karena Pneumonia

Luqman Nurhadi Arunanta - detikHealth
Petugas memindahkan mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. Ambulans di RSPI Sulianti Saroso (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta -

Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona yang diisolasi meninggal dunia di RSPI Sulianti Saroso. Pasien itu meninggal karena pneumonia.

"(Cause of death) pneumonia. Jadi ISPA itu ringan, ISPA ringan, sedang, berat, berat sekali, namanya penumonia ya," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jumat (6/3/2020).

Status positif atau negatif Corona dari pasien tersebut masih dievaluasi. Hasil evaluasi akan diumumkan oleh Kemenkes.

"Nanti diumumkan oleh Kemenkes," kata Syahril.

Syahril mengatakan para petugas yang menangani jenazah pasien tersebut tak menggunakan alat pelindung diri (APD). Semua yang berkaitan dengan jenazah itu disebutnya sudah didisinfektan.

"Oh nggak (menggunakan APD), sudah habis berarti sudah selesai. Udah nggak menular, sudah habis, udah didisinfektan semua," ujarnya.

Seperti diketahui, pasien yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso itu meninggal dunia pada Kamis (5/3) kemarin. Pasien berusia 65 tahun dan berjenis kelamin perempuan itu kini sudah dimakamkan.

"Kemudian ada satu pasien yang meninggal kemarin, pasien yang meninggal kemarin kan saya sudah bilang kondisinya memang jelek, pakai ventilator," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Jumat (6/3).

"Rujukan dari rumah sakit swasta dan di sana sudah satu minggu, usianya tua, dan sudah dimakamkan oleh keluarga," imbuhnya.

Catatan: Artikel asli bisa disimak DI SINI.



Simak Video "Curhat Dirut RSPI SS: Dokter Juga Takut Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)