Senin, 09 Mar 2020 10:13 WIB

6 Pasien Indonesia yang Meninggal Setelah Sempat Jadi Suspek Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
simulasi corona rsud soeselo 6 pasien Indonesia yang meninggal sempat disebut suspek corona. (Foto: Imam Suripto/detikHealth)
Jakarta -

Kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi enam orang. Hal ini dilaporkan pada 9 Maret kemarin oleh dr Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona COVID-19 di Istana Kepresidenan.

Sebelumnya beberapa kasus suspek corona juga dilaporkan meninggal dunia. Meski demikian, hasil dari beberapa pasien tersebut menunjukkan negatif corona.

Berikut kronologis pasien suspect corona yang dilaporkan meninggal dunia:

1. Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) Cianjur

Heboh soal pasien di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) di Cianjur, terkait seorang pasien suspect corona. Pasien berinisial D ini diduga terkena virus corona COVID-19 pada Senin (3/3/2020) karena menunjukkan gejalabatuk, flu, dan sesak napas.

Beberapa waktu lalu pasien tersebut pun baru pulang dari Malaysia. Namun belakangan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengonfirmasi bahwa pasien tersebut negatif COVID-19, ia meninggal karena komplikasi.

"Untuk dugaan sementara meninggalnya karena komplikasi penyakit ditambah usianya yang juga sudah tua. Tapi kami tegaskan sekali lagi bukan karena Corona, " kata Yusman kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

2. Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang

Kabar melalui WhatsApp cepat menyebar menjadi gosip, bahwa pasien di Rumah Sakit dr Saiful Anwar meninggal pada Selasa (3/3/2020) karena terjangkit COVID-19.

Ketua Tim Corona RSSA, dr Dedi Chandra angkat bicara. Awalnya, pasien tersebut diduga terjangkit virus Corona setelah dirujuk dari rumah sakit swasta di Malang. Si pasien menunjukkan gejala demam, batuk, dan pilek sejak akhir Februari. Sesampainya di RSSA, si pasien ditangani sesuai prosedur penanganan pasien terjangkit Corona. Pasien akhirnya meninggal.

"Pasien mengalami infeksi pernapasan lain, bukan Corona," kata Ketua Tim Corona RSSA, dr Dedi Chandra kepada wartawan di RSSA, Kota Malang, Rabu (4/3/2020).

3. RS Sardjito Yogyakarta

Seorang pasien berusia 74 tahun yang dirawat di ruang isolasi RSUP Dr Sardjito, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meninggal dunia pada Kamis (6/4) siang. Pasien sempat mengalami demam dan sesak napas. Namun kondisinya kemudian membaik sebelum akhirnya meninggal.

"Pihak rumah sakit kemudian mengirimkan sampel untuk diuji COVID-19 dan MERS-CoV ke Litbangkes Kementerian Kesehatan. Pasien ternyata meninggal karena pneumonia bakterial. Keduanya saya sampaikan negatif, jadi ini bukan kasus Mers-Cov atau flu unta dan bukan pula kasus Coronavirus (COVID-19)," kata Plh Direktur Utama Rumah Sakit Sardjito dr Rukmono Siswishanto, di Sleman, Jumat (6/3).

Selanjutnya
Halaman
1 2