Selasa, 10 Mar 2020 19:29 WIB

Soal ABG Bunuh Bocah, Perilaku Remaja yang Seperti Ini Wajib Diwaspadai

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Girl behind frosted glass Ilustrasi kekerasan (Foto: Getty Images/iStockphoto/Raluca Ioana Cohn)
Jakarta -

Publik dihebohkan dengan perilaku seorang ABG perempuan usia 15 tahun berinisial NF membunuh anak tetangganya yang masih berusia 5 tahun. Kepada pihak kepolisian, ia mengaku keinginan membunuh muncul setelah sering menonton adegan kekerasan di film.

Lalu, apakah perilaku kekerasan yang dilakukan oleh ABG tersebut merupakan manifes dari ganguan jiwa?

"Masalah kejiwaan. Kalau gangguan jiwa ada kriteria diagnosisnya," sebut ahli kesehatan jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ,dari RS Jiwa dr H Marzoeki Mahdi Bogor, kepada detikcom Selasa (10/3/2020).

Dijelaskan oleh dr Lahargo, orang dengan masalah kejiwaan adalah mereka yang mengalami gangguan fisik, mental, sosial dan berpotensi memunculkan gangguan jiwa. Perilaku kekerasan tersebut juga dikaitkan dengan kerusakan pada sistem otak.

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-V), beberapa gangguan kejiwaan yg ditandai adanya agresivitas pada anak bisa disebabkan oleh psikosis, gangguan bipolar, depresi mayor, atau memiliki kecenderungan kepribadian anti sosial. Selain itu ada pula beberapa perilaku kekerasan remaja yang harus diantisipasi oleh orang tua atau kerabat sekitar seperti:

- Tantrum
- Berkelahi atau tawuran
- Ancaman verbal untuk menyakiti, membunuh
- Agresi fisik pada orang seperti memukul, menjambak, menendang.
- Agresi fisik pada benda seperti merusak barang, membanting, menendang barang.
- Menggunakan senjata
- Menyiksa binatang
- Bermain api, membakar
- Vandalisme

"Adanya perilaku di atas menjadi alarm bagi kita semua bahwa ada 'sistem' yang tidak pas pada anak dan perlu dilakukan intervensi segera agar tidak menimbulkan hal yang membahayakan," pungkasnya.



Simak Video "Ahli Jelaskan Ciri-ciri Kecenderungan Sifat Psikopat Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)