Rabu, 11 Mar 2020 07:26 WIB

Round Up

Kasus Corona di RI Jadi 27, Dari Imported Case Hingga Local Transmission

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sosialisasi dan edukasi pencegahan virus corona dilakukan di Stasiun Gambir, Jumat, (31/1/2020). Berikut foto-fotonya. Sudah ada 27 kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Pasien positif virus corona Covid-19 di Indonesia bertambah. Diumumkan oleh Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, dr Achmad Yurianto, pada hari Selasa (10/3) total virus corona di Indonesia berjumlah 27 kasus.

Beberapa kasus disebut sebagai imported case, lainnya tertular dari kasus sebelumnya dan ada pasien local transmission. Istilah teknis mengenai virus corona memang kerap kali membingungkan terlebih kasus 27 dikatakan oleh Yuri sebagai local transmission atau penularan lokal yang hingga kini belum diketahui sumber penularannya.

"Nomor kode 27 laki-laki 33 tahun WNI kondisi stabil. Kami mendunga ini local transmission yang sedang kami tracking dari mana sumbernya karena bukan impor dan tidak jelas bagian dari kluster lain," kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Imported case sendiri oleh CDC didefinisikan sebagai kasus yang dihasilkan dari pajanan atau situasi yang menimbulkan risiko penularan virus di luar negeri. Seperti contoh, pasien bisa mendapatkan virus setelah bepergian dari negara yang terdampak.

Saat ini, pasien positif Covid-19 yang terpapar virus corona dari luar negeri atau imported case bertambah menjadi 18 orang. Kondisi semua pasien dinyatakan masih stabil.

Terkait kasus transmisi lokal kasus ke-27, vaksinolog dari OMNI Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, menyebut pasien harus segera ditelusuri mengingat transmisi lokal bisa mempercepat penyebaran virus sehingga membuat wabah semakin sulit dikendalikan.

"Kasus 27 diduga local transmission. Artinya tidak ada riwayat bepergian ke negara yang terdampak atau ada kasus corona dan pasien diketahui tidak ada kontak dengan orang yang positif," sebut dr Dirga.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)