Kamis, 12 Mar 2020 16:12 WIB

Hati-hati! Stres Memikirkan Virus Corona Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

Ayunda Septiani - detikHealth
Sosialisasi dan edukasi pencegahan virus corona dilakukan di Stasiun Gambir, Jumat, (31/1/2020). Berikut foto-fotonya. Situasi penuh kecemasan bisa membuat tekanan darah tidak teratur (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang mengakibatkan gangguan fungsi saraf, terjadi mendadak dan bersifat progresif hingga mengakibatkan kecacatan permanen bahkan kematian, baik dalam sekala global maupun nasional.

Berdasarkan data WSO (World Stroke Organization), 13,7 juta kasus stroke baru setiap tahun dengan angka kematian mencapai 5,5 juta kasus. Di Indonesia, stoke menjadi penyebab utama kematian nomor satu dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya.

Di tengah hangatnya kasus virus corona baru-baru ini, penyakit tidak menular seperti stroke ini terus mengancam. Bahkan dalam situasi penuh kecemasan dan tekanan seperti ini, bisa meningkatkan stres yang berlebihan sehingga tekanan darah tidak terkontrol dan berujung terjadinya serangan jantung.

Untuk pencegahan untuk usia muda, bisa saja melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit dalam sehari atau paling tidak 3 kali dalam satu minggu melakukan olahraga, agar aliran darah tetap lancarDr dr Al Rasyid, SpS(K) - Pakar stroke RSCM

"Stres dan tekanan yang besar bisa mengakibatkan kematian pada seseorang, dengan menahan emosi yang berlebihan maka terkanan darah tidak stabil, ditambah lagi dengan pola makan yang tidak teratur akibat stres, maka bisa terjadinya serangan jantung," jelas Dr dr Al Rasyid, SpS(K) dari Departemen Neurology Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RS Cipto Mangunkusumo, Kamis (12/3/2020).

dr Rasyid juga nenambahkan hal ini bisa dicegah dengan menjaga pola makan yang baik seperti makan sayur dan buah-buahan, dan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga yang teratur.

"Untuk pencegahan untuk usia muda, bisa saja melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit dalam sehari atau paling tidak 3 kali dalam satu minggu melakukan olahraga, agar aliran darah tetap lancar," tutupnya.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)