ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Mar 2020 14:54 WIB

Penting! Kenali Suhu Tubuh Normal Manusia dan Artinya Jika Tak Sesuai

Anjar Mahardhika - detikHealth
Para pengunjung dan petugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diperiksa suhu tubuhnya saat akan memasuki gedung. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran corona Mengukur suhu tubuh dengan termometer tembak (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Salah satu gejala infeksi, termasuk virus corona COVID-19, adalah demam. Imbas mewabahnya virus ini, membuat hampir di semua tempat umum ada pemeriksaan suhu tubuh dengan thermometer gun.

Berapa sih suhu tubuh normal manusia?

Dikutip dari WebMD, suhu tubuh setiap orang berbeda-beda. Tubuh mengeluarkan panas setiap saat untuk melakukan pekerjaan yang membuat anda tetap hidup. Namun, ketika tubuh mengeluarkan lebih banyak atau lebih sedikit panas dari biasanya itu menandakan ada masalah dalam tubuh.

Pada umumnya, suhu tubuh normal untuk dewasa berkisar 36 hingga 37 derajat Celsius. Sedangkan untuk untuk bayi dan anak-anak, berkisar antara 36,6 sampai 38 derajat Celsius.

Apa artinya jika terlalu tinggi?

Suhu tinggi dapat mengakibatkan indikasi demam. Jika pada orang dewasa memiliki suhu di atas 38 derajat Celsius, mungkin sudah dianggap demam. Bahkan jika sudah di atas 39 derajat Celcius, segera hubungi dokter untuk memeriksakan kondisi lebih lanjut.

Indikasi demam untuk anak-anak lebih rumit. Seperti, usia di bawah 3 bulan memiliki suhu dubur di atas 38,5 derajat Celsius, usia antara 3 dan 3 tahun suhu dubur di atas 38,8 derajat Celsius, dan di atas tiga tahun memiliki suhu oral melebihi 39,4 derajat Celsius.

Bagaimana kalau suhu tubuh terlalu rendah?

Suhu rendah dapat menandakan hipotermia, yakni ketika suhu tubuh di bawah 35 derajat Celsius. Salah satu faktor penyebabnya adalah paparan di cuaca yang dingin di waktu yang lama baik di dalam maupun luar ruangan.

Faktor apa saja yang mempengaruhi suhu tubuh seseorang?

  1. Aktivitas sehari-hari
  2. Kondisi lingkungan pada jam atau waktu tertentu
  3. Faktor usia
  4. Jenis kelamin
  5. Makanan dan minuman yang dikonsumsi
  6. Siklus menstruasi (khusus untuk wanita).


Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT