Selasa, 17 Mar 2020 21:13 WIB

Butuh 'Tes Corona' di Yogyakarta? RS Sardjito Bisa Melakukan

Jauh Hari Wawan S - detikHealth
Kartu Pasien Orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona dari RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, Selasa (17/3/2020). Kartu Pasien Orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona dari RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, Selasa (17/3/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Topik Hangat Serba-serbi Tes Corona

"Periksanya di Poli Klinik Paru di lantai 2. Pasien tinggal datang ke bagian rawat jalan dan bilang mau periksa ada COVID-19 atau tidak," jelasnya.

Banu juga menuturkan, jam layanan pemeriksaan COVID-19 dibuka menyesuaikan jam layanan kesehatan yang berlaku di klinik terkait. Yakni mulai pukul 08.00-14.00 WIB.

Banu mengungkap setidaknya ada 60-80 orang yang datang per hari untuk memeriksakan kondisi kesehatannya di RSUP Dr Sardjito.

"Jadi setelah pengumuman itu naik jadi 60-80 orang per hari. Peningkatannya sejak Senin (16/3)," katanya.

Banu juga menjelaskan, saat tes mandiri, ditemukan pasien yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP). Namun, Banu belum bisa membeberkan berapa data pasien yang masuk dalam kategori ODP.

"Tes mandiri, ada yang masuk kategori ODP, tapi untuk datanya kami belum pegang. Tapi kalau setelah tes di Sardjito dicurigai dan masuk dalam ODP akan ada kartu pantau untuk pasien," bebernya.

Di dalam kartu itu, Banu menjelaskan ada instruksi yang harus diperhatikan oleh pasien ODP. Jika kondisi pasien memburuk maka pasien dianjurkan untuk menghubungi nomor yang terdapat di dalam kartu.

"Kalau ada gejala yang muncul di pasien ODP di kartu itu ada instruksi yang harus diperhatikan. Jika kondisi pasien kondisi memburuk ada call center yang bisa dihubungi dan nanti akan diarahkan oleh tim medis dari kami," paparnya.

Catatan: Artikel asli bisa disimak DI SINI.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(up/up)
Topik Hangat Serba-serbi Tes Corona