Senin, 23 Mar 2020 09:00 WIB

Ridwan Kamil Ungkap Skenario Tes Massal Corona 'Drive-Thru' di Jabar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Korea Selatan membuka layanan kesehatan untuk pemeriksaan corona via drive-thru. Hal itu dilakukan guna mengurangi terjadinya kontak untuk cegah penyebaran virus corona. Pemprov Jabar akan lakukan skrining massal. Salah satu metodenya adalah 'drive-thru' seperti di Korsel. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut pihaknya akan melakukan prosedur tes massal virus corona COVID-19. Dalam cuitannya di akun Twitter pribadi miliknya, Ridwan Kamil menyebut Pemrprov Jabar akan melakukan tes proaktif virus corona dengan Rapid Diagnostic Test.

Pengecekan virus corona yang dilakukan dengan mengambil sampel darah ini akan dilakukan dalam skala massal dan cepat, hasilnya bisa terlihat dalam 10-15 menit, dengan test kit yang dikirimkan oleh pemerintah pusat.

Ada beberapa opsi yang akan dipertimbangkan oleh Ridwan Kamil untuk rencana tes massal COVIS-19, yakni door to door dan skema drive-thru seperti yang dilakukan Korea Selatan.

"Drive-thru satu persatu tanpa kerumunan masyarakat umum di lapangan parkir yang sangat luas seperti parkiran stadion, bandara, dan lain-lain," tulis Ridwan Kamil.

Sistem drive-thru tes massal virus corona ini akan dilakukan dengan cara:

1. Datang sesuai waktu yang ditetapkan. Antri satu persatu. Ada jarak fisik dan waktu.
2. Tidak ada persentuhan fisik sama sekali, cukup di dalam kendaraan.
3. Dalam 10 menit, jika hasil negatif, maka langsung pulang. Jika indikasi positif maka akan dilakukan prosedur tambahan.

"Tes masal ini tidak untuk semua orang. Hanya untuk mereka yang ditandai punya risiko dan potensi tertular atau menularkan tinggi. Prosedur layak dites atau tidak perlu, akan dikabari selanjutnya,"

Terakhir, ia juga menyebut skema yang sama juga dilakukan di Korea Selatan. Di sana, tidak semua penduduk dites massal. Hanya dilakukan di wilayah zona merah dan individu berisiko. Hingga kini, lokasi tes massal virus corona di Jawa Barat belum ditentukan.



Simak Video "Kabar Baik! Ridwan Kamil: Kit Rapid Test Buatan Jabar Capai Akurasi 80%"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)