Selasa, 24 Mar 2020 10:17 WIB

Iran Laporkan 1.400 Kasus Baru Virus Corona dan 127 Kematian dalam 24 Jam

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Some women wear face masks as they walk in downtown Tehran, Iran, Monday, March 2, 2020. A member of a council that advises Irans supreme leader died Monday after falling sick from the new coronavirus, becoming the first top official to succumb to the illness striking both citizens and leaders of the Islamic Republic. (AP Photo Vahid Salemi) Ilustrasi virus corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Iran menjadi salah satu hotspot penularan virus corona COVID-19 di Timur Tengah. Dalam 24 jam, tercatat lebih dari 1.400 kasus baru.

Total saat ini tercatat 23.049 kasus positif di Iran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.376 kasus dinyatakan sembuh.



Pemerintah setempat juga melaporkan 127 kasus meninggal sehingga total mencapai 1.812 kasus meninggal.

Dikutip dari MEHR News Agency, ibukota Tehran mencatatkan jumlah kasus paling tinggi, disusul Isfahan, Alborz, dan East Azarbaijan.



Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)