Selasa, 24 Mar 2020 14:06 WIB

Diperkirakan 2.795 Orang di Solo Berisiko Tertular Virus Corona

Bayu Ardi Isnanto - detikHealth
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikHealth.
Solo -

Pemkot Solo mendata ada 75 orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona (COVID-19). Namun secara epidemiologi, ada 2.795 orang di Solo yang berisiko tertular virus dari Wuhan, China Itu.

"Jadi kasus ODP kami hingga saat ini yang bisa kami deteksi itu 75. Yang potensi risiko tertular, hitung-hitungan epidemologi ketemu 2.795 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih di Balai Kota, Selasa (24/3/2020).

Jumlah ODP tersebut merupakan orang-orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif Corona. Karena belum menunjukkan gejala sakit, mereka hanya diminta mengkarantina diri di rumah.

Sementara jumlah 2 ribuan orang merupakan hasil penelusuran atau tracing lebih lanjut dari pasien positif maupun Pasien dalam Pengawasan (PDP). Warga Solo yang mengalami gejala batuk, pilek, demam ataupun sesak napas juga diminta tinggal di rumah meskipun tidak berkontak dengan PDP dan positif.

"Manusia itu kan punya hubungan sosial. Misal ini kasus 1 ketemu siapa, ini punya keluarga, keluarga ini mungkin juga sudah sosialisasi dengan siapa. Ini yang harus selalu kita cari baik yang berbasis masyarakat ataupun faskes," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]