Rabu, 25 Mar 2020 09:05 WIB

6 Juta Masker Medis Pesanan Jerman Hilang di Bandara Kenya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona. Masker medis Jerman disebut hilang di Kenya. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pejabat bea cukai Jerman tengah melacak keberadaan 6 juta masker medis untuk tenaga kesehatan yang mereka sebut telah hilang di Bandara Kenya.

"Pihak berwenang berusaha mencari tahu apa yang sedang terjadi," kata juru bicara Kemeterian Pertahanan Jerman, yang membenarkan laporan pertama kali yang diterbitkan media lokal, Spiegel Online.

Sementara itu, juru bicara Otoritas Bandara Kenya (KAA) mengatakan hingga kini belum ada temuan dari hasil penyelidikan. Disebutkan bahwa masker yang hilang berjenis FFP2 yang bisa menyaring lebih dari 90 persen partikel dan dipesan oleh Otoritas Bea Cukai Jerman.

Mengutip Reuters, pengiriman tersebut dijadwalkan tiba di Jerman pada 20 Maret tetapi tidak pernah sampai setelah menghilang akhir pekan lalu di bandara Kenya. Tidak jelas mengapa masker yang diproduksi oleh perusahaan Jerman ini tiba-tiba berada di Kenya.

"Apa yang sebenarnhya terjadi, apakah ini masalah pencurian atau penyedia yang tidak serius, sedang ditelusuri oleh bea cukai," kata seorang pejabat Bea Cukai Jerman yang tidak disebutkan namanya.



Simak Video "Tangkal Corona, Apakah Masker Sangat Berguna?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)