Kamis, 26 Mar 2020 10:48 WIB

Pria Ini Bikin Sendiri Hazmat 'Anti Corona' dari Kantong Plastik Sampah

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
WUHAN, CHINA - JANUARY 31:  (CHINA OUT) A man wears a protective mask as he ride a bicycle across the Yangtze River Bridge on January 31, 2020 in Wuhan, China.  World Health Organization (WHO) Director-General Tedros Adhanom Ghebreyesus said on January 30 that the novel coronavirus outbreak has become a Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).  (Photo by Stringer/Getty Images) Ilustrasi baju hazmat (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Berbagai cara dilakukan orang-orang di berbagai negara untuk melindungi diri dari virus corona COVID-19, seperti yang dilakukan pria Malaysia ini. Pria bernama Zamakhyari Khairiri ini akhirnya berani keluar rumah setelah 8 hari bertahan di rumah sesuai anjuran pemerintahnya.

Di hari pertamanya keluar ini, pria berusia 41 tahun ini menggunakan perlengkapan keamanan diri yang tidak biasa untuk pergi ke supermarket. Ia mengenakan jas hazmat yang terbuat dari kantong plastik sampah, yang dilengkapi dengan masker, kacamata ski, dan sepatu boot karet.

"Dalam situasi seperti ini, saya tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain tentang penampilan saya. Pada kenyataannya, ini adalah cara saya mengingatkan orang lain terkait langkah-langkah yang harus diambil untuk mencegah penyebaran virus ini," jelasnya yang dikutip dari The Star.

"Di tempat seperti ini (supermarket), berisiko tinggi terhadap penyebaran infeksi. Dan, ini adalah cara sederhana saya untuk menjaga keselamatan keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar saya," imbuhnya.

Zamakhyari mengatakan, butuh waktu sekitar 10 menit untuk memakai alat perlindungan dirinya itu. Saat memakainya pun, ia dibantu oleh anak-anaknya karena cukup sulit agar tubuhnya tertutup dengan sempurna.

Sementara itu, di beberapa supermarket yang ada di sana memang masih didatangi banyak orang untuk membeli makanan atau barang-barang lainnya. Sebagai upaya pencegahan, pihak supermarket juga telah menyediakan hand sanitizer di pintu masuk dan keluar toko tersebut.



Simak Video "Mengenal APD yang Dibutuhkan Tenaga Medis Saat Lawan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)