Kamis, 26 Mar 2020 14:50 WIB

Sama-sama Nyeri Ulu Hati, Ini Bedanya Maag, Gerd & Tukak Lambung

Akfa Nasrulhak - detikHealth
maag Foto: shutterstock
Jakarta -

Gangguan sakit maag, Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), dan tukak lambung memiliki gejala yang mirip. Keduanya sama-sama menimbulkan sensasi nyeri di ulu hati meski memiliki penyebab yang berbeda.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi mengatakan biasanya ketiga penyakit tersebut sama-sama menunjukkan gejala mulai dari rasa tidak nyaman, nyeri dan rasa terbakar di ulu hati. Meski begitu, ada hal-hal yang berbeda di antara satu sama lain dari penyakit tersebut.

"Sakit maag gejalanya kenaikan produk asam lambung sehingga timbul gejala dyspepia. Sedangkan Gerd itu gangguan katup penutup lambung yang menghubungkan dengan esofagus sehingga isi lambung dapat naik ke esofagus bahkan sampai ke mulut. Sementara tukak lambung itu luka pada lambung yang biasanya harus dilihat lewat endoskopi dan tes laboratorium," ujar dr Helmin kepada detikHealth baru-baru ini.

Lebih lanjut dr Helmin menjelaskan ketiga penyakit tersebut bisa disebabkan oleh faktor yang berbeda. Misalnya mmag, itu diakibatkan gaya hidup seperti pola makan dan minum yang tidak sehat, makanan yang pedan dan asam. Selain itu, stres dan merokok pun juga dapat menyebabkan maag.

Sementara Gerd, diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan berat badan berlebih. Dengan gaya hidup tidak sehat, kerusakan bisa terjadi pada katup lambung yang mengakibatkan asam lambung bisa mampir ke semua organ tubuh. Asam lambung yang mampir ke paru-paru bisa mengakibatkan pasiennya sesak napas, batuk-batuk jika ditemukan di kerongkongan, dan sulit mendengar bila ada di telinga.

Adapun tukak lambung biasanya diakibatkan infeksi bakteri Helicobacter pylori atau efek samping konsumsi obat anti inflamasi non steroid (OAINS), aspirin, kotrikosteroid, dan anti depresan jenis Serotonin Selective Reuptake Inhibitor (SSRI). Luka pada tukak lambung terbentuk akibat terkikisnya selaput yang melapisi dinding lambung.

Dengan penyebab yang berbeda, sakit maag, Gerd, dan tukak lambung tentunya perlu penanganan yang berbeda. Meski begitu, pada dasarnya perlu adanya manajemen asal lambung sehingga masing-masing gejala bisa diatasi.

"Cntohnya adalah netralisir asam lambung dan kontrol produksi asam lambung. Untuk mendukung obat yang penting lagi adalah perbaikan lifestyle sehingga pendekatan holistik mutlak dilakukan," ujar dr Helmin.

"Untuk semua penyakit tersebut biasanya akan membaik dengan obat yang ada di pasaran. Namun perlu penambahan penekanan edukasi seperti untuk Gerd, kurang berat badan jika berlebih, dan hindari tidur dekat dengan waktu makan. Sedangkan untuk tukak lambung, perlu konsultasi ke dokter penyakit dalam untuk eradikasi bakteri dan penghentian obat antiinflamasi jika memungkinkan," tambahnya.

Jika Anda mengalami gejala nyeri di ulu hati pertanda penyakit maag, atasi segera untuk pertolongan pertama dengan konsumsi Promag. Obat pereda sakit maag ini bekerja lebih cepat dan melindungi lambung lebih lama karena mengandung hydrotalcite serta bahan aktif antasida untuk menetralkan asam lambung.

Namun jika tidak ada perbaikan gejala atau malah terjadi pemburukan segera ke dokter untuk memastikan penyebab dan menentukan terapi yang tepat.



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)