Kamis, 26 Mar 2020 18:25 WIB

Ibarat Perang Lawan Corona, Prajurit di Garda Depan Butuh Update Data

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Jumlah total kasus virus Corona atau Covid-19 di Korsel telah mencapai 7.513 kasus. Korsel pun terus berperang melawan Corona karena jumlah pasien terus bertambah. Ilustrasi virus corona COVID-19 (Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun)

"Dalam situasi wabah ada kewajiban memberitahu siapa yang sakit, terutama untuk petugas. Dalam PP nomor 40 tahun 1991 tentang penanganan wabah juga meliputi penanggulangan, ada penyelidikan epidemologi, jadi perlu untuk tenaga kesehatan," jelasnya.

Tidak hanya soal data yang diberikan ke tenaga medis, tapi Djoko juga berharap keterbukaan dari masyarakat dengan pengakuan sehingga tracing bisa cepat dilakukan.

Wakil Ketua I IDI Jateng, Purwanto Adhipireno menjelaskan masyarakat memang tidak mengetahui detil soal medis sehingga banyak hal yang tidak jelas beredar di masyarakat bahkan info-info tidak benar soal corona.

"Masyarakat harusnya di tingkat promotif dan preventif, ternyata ada yang ingin dagnostik. Kemudan dishare sehingga orang makin bingung dan kacau," katanya.

IDI pun setuju jika masyarakat diberikan data terkait daerah mana yang memiliki kasus positif corona. Tidak perlu sampai menyebut data pasien namun cukup kelurahan atau kecamatan yang masuk zona merah.

"Menurut hemat saya data itu penting, seyogyanya (data lengkap) tidak dibuka ke publik. Untuk peta saja tidak masalah," kata Ketua IDI Semarang, Elang Sumambar.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "IDI Optimistis Pandemi COVID-19 Tuntas Akhir Juni Ini, Asalkan..."
[Gambas:Video 20detik]

(alg/up)