Jumat, 27 Mar 2020 13:36 WIB

6.205 Tenaga Medis Italia Positif Corona, 37 Dokter Meninggal

Ayunda Septiani - detikHealth
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona. Petugas medis di Italia berjuang melawan virus corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Tercatat 37 dokter di Italia meninggal akibat terinfeksi COVID-19, sementara 6.000 lebih tenaga medis juga terinfeksi oleh virus corona. Angka ini mengungkap betapa rentannya garda depan penanganan COVID-19.

Kepala lembaga penelitian di Italia mengatakan bahwa ada 6.205 petugas kesehatan telah terinfeksi penyakit ini mencakup sekitar 8,3 persen dari 74.376 total yang terinfeksi yang ada di Italia.

"Apa yang kita hadapi sekarang adalah sebuah perang. Dokter dan keluarga mereka berduka atas kepergian mereka," kata Filippo Anelli, Presiden Federasi Dokter, seperti dikutip dari laman Daily Mail.

Federasi dokter telah memperingatkan bahwa angka kematian sebenarnya mungkin lebih tinggi karena banyak dokter meninggal mendadak, bahkan kematian tidak diketahui apakah disebabkan oleh virus, karena test swab tidak pernah dilakukan.

Selain itu, ada satu perawat telah bunuh diri setelah terinfeksi dengan virus corona, dan dia takut telah menyebarkan virus kepada orang lain.

Nino Cartabellotta, kepala yayasan Gimbe, yang mengumpulkan data tentang jumlah petugas medis yang terinfeksi, mendesak agar lebih diperhatikan untuk melindungi mereka yang merawat kita.

Angka-angka nasional terbaru untuk Italia menunjukkan 7.503 kematian dan 74.376 kematian pada Rabu (25/3). Dewan Riset Nasional yang dikelola pemerintah mengatakan 57 dari 107 provinsi Italia telah mencapai puncak penyebaran virus.



Simak Video "WHO Sebut Pandemi Corona Tahun Kedua Lebih Buruk"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)