Jumat, 27 Mar 2020 19:01 WIB

Warga Membandel Tak Mau Diam di Rumah, IDI Desak Aparat Turun Tangan

Anjar Mahardhika - detikHealth
Puluhan turis asal Jerman dievakuasi dari Nepal pasca negara tersebut lockdown akibat wabah corona. Diperkirakan sekitar 10.000 turis terdampar di Nepal semenjak negara tersebut menutup diri karena corona. Warga membandel tak mau diam di rumah, IDI desak aparat turun tangan. (Foto ilustrasi: AP Photo/Niranjan Shrestha)
Jakarta -

Pemerintah saat ini telah mengeluarkan imbauan untuk tinggal di rumah. Hal ini guna mengurangi tingkat persebaran virus corona COVID-19 di Indonesia.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih, menyarankan agar pemerintah lebih tegas dalam mengawasi masyarakat untuk tetap di rumah. Kebijakan diam di rumah ini untuk menghentikan sumber penularan virus corona.

"Gerakan tinggal di rumah itu benar-benar efektif untuk menghentikan penularan. Namun supaya efektif jangan hanya diserahkan dari kesadaran masyarakat," ujar Daeng kepada detikcom, Jumat (27/3/2020).

Menurut Daeng, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum peduli soal pentingnya tinggal di rumah. Karenanya ia menyarankan pemerintah harus melibatkan aparat untuk menjaga masyarakat agar tetap tinggal di rumah.

"Karena banyak masyarakat tidak mengerti, tidak menyadari, dan tidak peduli sehingga kami minta sudah saatnya sekarang aparat pemerintah atau aparat keamanan turun untuk mengawal tinggal di rumah itu" pungkasnya.



Simak Video "Meski Kasus Melandai, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Berakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)