Sabtu, 28 Mar 2020 08:00 WIB

Kasus Virus Corona di AS Capai 100 Ribu, Tertinggi di Seluruh Dunia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Presiden China, Xi Jinping, menyerukan agar China dan Amerika Serikat (AS) bersatu untuk memerangi pandemi virus Corona. Kasus infeksi corona di AS makin banyak. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di Amerika Serikat mencapai 100 ribu pada Jumat (27/3). Infeksi ini menyebar dengan sangat cepat ke wilayah baru negara tersebut.

Data dari Johns Hopkins University menunjukkan setidaknya AS memiliki 101.707 kasus virus corona dan 1.544 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Lebih dari dua bulan berlalu sejak kasus virus corona pertama ditemukan di AS. Saat ini negara tersebut telah menjadi pusat pandemi global, melewati angka penularan di China dan Italia. New York dan Washington adalah dua wilayah yang terkena dampak terparah virus corona.

Chicago, Detroit dan New Orleans melihat peningkatan kasus dan petugas kesehatan di sana memohon agar sumber daya medis bisa memenuhi lonjakan tersebut. Dokter dan perawat di wilayah Detroit bahkan menggunakan satu masker untuk seluruh giliran kerja mereka.

"Kami tidak memiliki cukup masker, kami tidak memiliki APD yang cukup dan kami butuh lebih banyak (masker dan APD) dari pemerintah," kata dr Joneigh Khaldun, kepala eksekutif medis departemen kesehatan Michigan, kepada CNN.

Infeksi terbanyak seperti di New York mengancam akan membanjiri sistem rumah sakit setempat, yang memiliki jumlah tempat tidur, staf, dan peralatan yang terbatas, terutama ventilator, perangkat yang berpotensi menyelamatkan jiwa.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)