Minggu, 29 Mar 2020 09:16 WIB

WHO Imbau Negara Jangan Gunakan Obat yang Belum Teruji untuk Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi obat WHO imbau jangan sembarangan gunakan obat untuk virus corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan saat ini belum ada obat yang teruji mengobati virus corona COVID-19. Penelitian masih terus berlangsung sehingga semua orang dan negara-negara diimbau agar jangan sembarangan menggunakan obat.

WHO menyebut ada empat obat yang saat ini sedang diteliti bersama oleh 45 negara untuk virus corona. Obat tersebut adalah klorokuin dan hydroxychloroquine, remdesivir, ritonavir/lopinavir, serta kombinasi ritonavir/lopinavir dan interferon-beta.

"Sementara hasilnya keluar, kami mengimbau individu dan negara-negara agar jangan dulu sembarangan menggunakan terapi yang belum terbukti efektif untuk COVID-19," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Sejarah dalam dunia kedokteran sudah penuh oleh contoh obat yang secara teori atau dalam tes laboratorium bisa bekerja, namun nyatanya tidak efektif atau malah berbahaya saat diberikan pada manusia," lanjutnya seperti dikutip dari akun Twitter resmi WHO, Minggu (29/3/2020).

Terkait hal tersebut, Indonesia diketahui menyiapkan obat klorokuin dan avigan untuk pasien corona. Hal ini disampaikan sendiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Obat ini sudah dicoba oleh satu, dua, tiga negara dan memberikan kesembuhan. Yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5.000, akan kita coba dan dalam proses pemesanan dua juta," kata Jokowi di Istana Merdeka dalam siaran langsung di akun Youtube Sekretariat Presiden beberapa waktu lalu.



Simak Video "WHO Laporkan Penambahan Kasus Tertinggi Sejak Wabah Corona Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)