Minggu, 29 Mar 2020 19:17 WIB

Daripada Borong Makanan, Cukup Belanja Seminggu Sekali ke Pasar

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
pasar tradisional surabaya Tak perlu panic buying, cukup belanja seminggu sekali. (Foto: Esti Widiyana)
Jakarta -

Menyebarnyavirus corona COVID-19 di Indonesia mendorong pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap di rumah dan tidak beraktivitas di luar ruangan selama 14 hari atau lebih. Hal ini membuat sebagian orang menjadi panik dan membeli bahan makanan secara berlebihan agar bisa bertahan hidup selama waktu yang telah ditentukan.

Menanggapi hal ini, dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah, dr Diana Suganda, MKes, SpGK, mengatakan masyarakat tidak perlu memborong bahan makanan secara berlebihan agar tidak mubazir.

"Belanja itu untuk keperluan kira-kira satu minggu. Satu minggu aja cukup dan nggak usah beli untuk persediaan selama sebulan nanti jadi nggak akan fresh," ucap dr Diana, Minggu (29/3/2020).

Meski waktu yang telah ditetapkan adalah 14 hari untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan, menurutnya pergi ke pasar untuk membeli bahan makanan masih diperbolehkan.

"Sebenarnya walaupun karantina kita dua minggu atau mungkin nambah lagi dua minggu, tapi menurut saya seminggu sekali keluar khusus untuk belanja ke pasar masih ok," kata dr Diana.

"Tapi syaratnya di pasar tetap jaga jarak, terus rutin cuci tangan," lanjutnya.

dr Diana juga menjelaskan dalam membeli persediaan sebaiknya utamakan bahan makanan yang dapat memenuhi gizi seimbang.

"Beli ayam, ikan, tahu, tempe, sayur-sayuran segar, dan bagi yang mampu bisa beli daging," tuturnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)