Selasa, 31 Mar 2020 16:04 WIB

4 Fakta Kanker Paru yang Diidap Bob Hasan Sebelum Meninggal

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ketua Umum PB PASI Bob Hasan. file/detikFoto. Almarhum Bob Hasan (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Bapak atletik Indonesia, Bob Hasan telah tutup usia. Diketahui ia meninggal karena sakit kanker paru yang sudah lama diidapnya.

"Iya benar tadi pukul 11.00 WIB meninggal dunia di RS. Selama ini beliau bertarung dengan penyakit kanker di beberapa bagian, terutama pada paru-paru. Dengan usianya yang sudah cukup lanjut sehingga cukup berat perjuangannya," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung pada Selasa (31/3/2020).

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak diidap oleh masyarakat Indonesia. Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut ini adalah 4 fakta tentang kanker paru.

1. Salah satu gejalanya adalah nyeri dada

Rasa nyeri di dada kerap muncul bersamaan dengan sensasi serupa di kepala, bahu dan lengan. Sensasi tidak nyaman di dada mungkin disebabkan kanker yang tumbuh atau menyebar di kelenjar getah bening, dinding dada, atau lapisan paru. Rasa tidak nyaman ini juga bisa disebabkan rusuk yang membengkak karena terdesak pertumbuhan sel kanker.

Namun dalam banyak kasus, kanker paru juga berkembang tanpa gejala spesifik. Karenanya, banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah berkembang ke stadium lanjut.

2. Bukan hanya menyerang perokok

Menurut dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, dr Elisna Syahruddin, PhD, paparan asap rokok ikut memicu pertumbuhan sel kanker (karsinogen) pada orang kedua atau yang biasa disebut perokok pasif.

Baca juga:

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pentingnya Peran Keluarga Dalam Dampingi Pasien Kanker"
[Gambas:Video 20detik]