Selasa, 31 Mar 2020 16:04 WIB

4 Fakta Kanker Paru yang Diidap Bob Hasan Sebelum Meninggal

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ketua Umum PB PASI Bob Hasan. file/detikFoto. Almarhum Bob Hasan (Foto: Rengga Sancaya)

3. Bisa diturunkan secara genetik

dr Elisna mengatakan kanker paru bisa terjadi pada orang yang memiliki riwayat keluarga menderita penyakit itu juga.

"Rokok dan asapnya menjadi faktor risiko yang dapat dikendalikan. Tetapi berbeda dengan umur, jenis kelamin dan riwayat dalam keluarga," kata dr Elisna.

"Mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, memiliki riwayat dalam keluarga atau pernah menderita kanker sebelumnya berisiko lebih besar mengalami kanker paru," jelasnya.

4. NSCLC adalah jenis yang paling sering diidap di Indonesia

"Kanker paru-paru memiliki dua jenis utama yaitu, kanker paru-paru bukan sel kecil (non-small cell lung cancer/NSCLC) dan kanker paru-paru sel kecil (small cell lung cancer/SCLC)," kata Brigjen TNI, dr Alex Ginting.

Menurutnya sekitar 85 persen kasus kanker paru-paru yang ditemukan di Indonesia merupakan jenis NSCLC. Jenis tersebut memiliki perkembangan yang lebih lambat dibandingkan jenis SCLC yang merupakan jenis kanker paru-paru yang sangat agresif. Biasanya secara dominan disebabkan oleh kebiasan merokok.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Kenali Gejala Dini Kanker Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)