Selasa, 31 Mar 2020 17:00 WIB

Kondisi Menhub Membaik, Butuh Berapa Lama untuk Sembuh dari Corona?

Ayunda Septiani - detikHealth
Menhub Budi Karya Sumadi berkirim kabar via video, masih dirawat do RSPAD Jakarta karena positif Corona. Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Istimewa)

Kondisi pasien dapat dikategorikan sebagai berikut, seperti dikutip dari laman BBC.

1. Kasus ringan

Kondisi ringan dari infeksi virus corona COVID-19 paling dialami banyak orang, gejalanya seperti nyeri tubuh, sakit tenggorokan, dan sakit kepala semuanya mungkin terjadi, tetapi tidak sering. Demam, merasa tak enak badan, adalah kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespons infeksi.

Gejala-gejala ini diobati dengan beristirahat, mengonsumsi banyak cairan dan parasetamol. Dan kamu tidak akan memerlukan perawatan di rumah sakit. Tahap ini berlangsung sekitar satu minggu kebanyakan orang pulih pada titik ini karena sistem kekebalan tubuh telah memerangi virus.

2. Kasus parah

Jika penyakit ini berkembang, itu terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap virus.

Sinyal-sinyal kimiawi itu tersebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan peradangan. Tetapi keadaan ini perlu diseimbangkan. Terlalu banyak peradangan dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh.

"Virus ini memicu ketidakseimbangan dalam respon kekebalan tubuh, ada terlalu banyak peradangan. Bagaimana virus itu melakukan ini, kami tidak tahu," kata Dr Nathalie MacDermott, dari King's College London.

3 Kasus kritis

Ditandai dengan gagal napas dan membutuhkan ventilasi mekanis untuk bernapas. Mengalami syok dan mengalami komplikasi dengan gagal organ lain yang membutuhkan pengawasan dan perawatan di ICU.

Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit yang disebabkan oleh coronavirus baru ini. Namun, banyak gejala dapat diobati. Oleh karena itu perawatan didasarkan pada kondisi klinis dari pasien.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(up/up)