Rabu, 01 Apr 2020 13:13 WIB

Tak Punya APD, Dokter di India Tangani Pasien Corona Pakai Jas Hujan Robek

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Asosiasi Dokter Jerman Tetapkan Pedoman Hidup atau Mati Pasien Corona Dokter di India pakai jas hujan karena tak ada APD. (Foto ilustrasi: DW (News)
Jakarta -

Kekurangan alat pelindung diri (APD) di India membuat beberapa dokter di sana terpaksa harus memakai jas hujan dan helm sepeda motor saat berjuang melawan pandemi corona. India dilaporkan memiliki sistem kesehatan masyarakat yang lemah bersamaan dengan melonjaknya kasus virus corona COVID-19 di sana.

Mengutip Daily Star, Perdana Menteri India,NarendraModi, mengatakan India sedang berusaha mendapatkanAPD dalam jumlah besar dari Korea Selatan dan China untuk memenuhiminimnya ketersediaanAPD di sana. Lebih dari dua belas dokter berjuang melawanpandemi corona yang sejauh ini telah menginfeksi 1.251 orang dan membunuh 32 orang di sana mengatakan kepada Reuters soal kekhawatiran mereka bekerja tanpaAPD lengkap.

Sementara itu di Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India, sekitar 4.700 ambulans yang melayani rumah sakit pemerintah mogok dan menuntut peralatan keselamatan dan asuransi kesehatan yang tepat. "Kami tidak akan mempertaruhkan nyawa kami kecuali permintaan kami dipenuhi," kata Hanuman Pandey, Presiden Asosiasi Pekerja Ambulans, mengatakan kepada Reuters, dikutip pada Rabu (1/4/2020).

dr Sandeep Garg dari Rumah Sakit ESI mengatakan ia telah menggunakan helm sepeda motor untuk melindunginya saat sedang bekerja karena ia tidak memiliki masker N95. "Saya memakai helm, helmnya ada di depan sehingga menutupi wajah saya, menambahkan lapisan lain di atas masker bedah," kata Garg.

"Semua orang takut," kata dokter. "Tidak ada yang mau bekerja tanpa perlindungan," lanjutnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)