Kamis, 02 Apr 2020 12:09 WIB

Stay At Home, Waktunya Jalin Komunikasi dengan Anak

Muhammad Anjar Mahardhika - detikHealth
Anjuran tinggal di rumah saat pandemi Corona terdengar membosankan dan bikin badan kurang bugar. Berbagai cara dilakukan untuk mengusir itu. Begini beberapa caranya Manfaatkan momen diam di rumah untuk jalin komunikasi dengan anak. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pemerintah saat ini mengimbau masyarakat untuk stay at home atau diam di rumah guna menghindari penyebaran virus corona COVID-19 yang semakin meluas. Di tengah imbauan ini, peran orang tua sangat penting untuk menjaga agar anak terhindar dari kebosanan.

Ahli perlindungan anak, Astrid Gonzaga Dionisio, dari United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia menyarankan momen stay at home sebagai ajang bagi orang tua untuk menjalin komunikasi yang baik dengan anak di tengah pandemi corona. Kesibukan sehari-hari kadang membuat komunikasi yang buruk antara orang tua dan anak.

"Salah satu contohnya, tentu kita lihat realitas di Jakarta. Bapak Ibu yang bekerja harus berangkat pagi pulang malam, anak kita sudah tidur mungkin kita pulang, anak kita belum bangun sebelum kita berangkat. Stay home saat ini merupakan satu kesempatan untuk kita menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak kita dan dengan keluarga kita," ujar Astrid di Graha BNPB, Kamis (2/4/2020).

Banyak sisi positif dari stay at home yang dapat dimanfaatkan pada situasi saat ini. Selain mencegah penularan virus corona COVID-19, stay at home ini bisa menjalin kekompakan orang tua dan anak dengan cara melakukan kegiatan bersama.

"Mungkin ini saatnya di mana keluarga bisa ngobrol bersama tidak dibatasi oleh gadgetnya, bisa melakukan kegiatan bersama, membangun satu teamwork bersama, bisa makan bersama, dan bisa beribadah bersama," kata Astrid.

Namun Astrid menegaskan stay at home ini juga bisa jadi tantangan bagi para orang tua dalam mengurus anak. Ia juga menyarankan agar orang tua membuat situasi stay at home menyenangkan dan tidak membuat anak merasa bosan di rumah.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)