Kamis, 02 Apr 2020 17:00 WIB

Bagikan Masker Gratis, Kenapa PM Jepang Shinzo Abe Malah Dicemooh Warga?

Ayunda Septiani - detikHealth
Japans Prime Minister Shinzo Abe attends the upper house parliamentary session after reports on North Koreas missile launches, in Tokyo, Japan, March 6, 2017.REUTERS/Issei Kato Shinzo Abe dicemooh lantaran bagikan masker gratis. (Foto: REUTERS/Issei Kato)
Jakarta -

Perdana menteri JepangShinzo Abe menghadapi kecaman rakyatnya sendiri melalui media sosial akibat menawarkan masker gratis demi cegah virus corona COVID-19.

Dikutip dari Reuters, masyarakat dibuat frustasi oleh PM Abe yang membagikan masker gratis alih-alih mendeklarasikan keadaan darurat virus corona.

Abe membuat dan menerapkan kebijakan membagikan dua masker per rumah tangga pada Rabu (1/4/2020). Sementara para ahli memperingatkan saat ini Jepang sedang berada di ambang krisis medis akibat peningkatan kasus virus corona.

Masker rencananya akan mulai dikirim ke 50 juta rumah tangga di Jepang mulai minggu depan. Daerah yang memiliki lonjakan kasus infeksi akan diprioritaskan mendapat masker ini.

"Aku juga memakainya, tapi ini bukan masker sekali pakai. Kalian bisa menggunakan sabun untuk mencucinya dan menggunakannya kembali. Jadi ini seharusnya merupakan respons yang baik terhadap permintaan masker yang tiba-tiba melonjak," jelas Abe.

Warga protes melalui tagar #AbeMask dan menjadi topik populer di media sosial Jepang pada Kamis (2/3/2020).



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)