Selasa, 07 Apr 2020 08:49 WIB

Mungkinkah Sakit Mata Jadi Pertanda Virus Corona?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ilustrasi mata juling Sakit mata gejala virus corona? (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Sebagaimana infeksi pernapasan lainnya, virus corona COVID-19 umumnya ditandai dengan keluhan batuk dan sesak napas. Namun seorang ahli data mengaitkannya juga dengan sakit mata.

Kaitan tersebut terungkap dari hasil analisis pencarian di Google. Di negara bagian Amerika Serikat dengan jumlah kasus corona tinggi, terjadi peningkatan volume pencarian dengan kata kunci 'my eye hurt'.

"Dengan kata lain, saya mengeksplorasi pertanyaan tentang gejala yang dicari dengan jumlah tidak biasa di negara bagian dengan kasus COVID-19 tinggi," jelas Seth Stephens-Davidowitz, dikutip dari New York Times.

Tiga pencarian paling tinggi yang terkait dengan gejala infeksi adalah 'loss of smell' atau kehilangan kemampuan mengendus bau, fever atau demam, dan menggigil.

Sakit mata berada di urutan keempat pencarian paling tinggi di negara bagian dengan jumlah kasus corona paling banyak. Bahkan lebih tinggi dibanding diare dan hidung tersumbat.

Pencarian terkait sakit mata dalam 7 hari terakhir paling tinggi di New York, New Jersey, Connecticut, Lousiana, dan Michigan.

"Pencarian-pencarian tersebut kelihatannya meningkat hampir eksklusif di wilayah tertentu yang memiliki jumlah kasus sangat tinggi," jelasnya.

Apakah berarti bisa disimpulkan sakit mata adalah gejala COVID-19? Ya tentu saja tidak, menurut sang pakar.



Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)