Selasa, 21 Apr 2020 16:30 WIB

Laboratorium LBM Eijkman Sanggup Periksa 1.116 Sampel Corona Perhari

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tim medis gabungan melakukan tes swab pada kru kapal (Dok. Humas Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar) Tes swab untuk mengetahui keberadaan virus Corona. (Foto: Tim medis gabungan melakukan tes swab pada kru kapal (Dok. Humas Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar))
Jakarta -

Kasus virus Corona di Indonesia semakin bertambah setiap harinya. Tercatat pada Selasa (21/4/2020), kasus positif COVID-19 di Tanah Air sudah mencapai 7.135 orang di mana kasus sembuh 842 orang dan yang meninggal 616 orang.

Per harinya, terjadi rata-rata penambahan kasus positif di rentang 200 orang. Hal ini menjadi pertanyaan di masyarakat mengenai kemampuan deteksi virus Corona di Indonesia.

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman sebagai salah satu lab pemeriksaan COVID-19 memiliki laboratorium tersertifikasi untuk menangani patogen risiko tinggi seperti BSL 2 dan BSL 3 hingga kini telah menerima 6.124 sampel klinis dari pasien terduga atau rata-rata 314 spesimen per hari.

"Deteksi PCR dengan bertambahnya satu mesin Q-RT PCR menjadikan Eijkman punya 3 mesin dan kapasitas ini memungkinkan deteksi dari 744 sampel menjadi 1.116 sampel per hari," tutur Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Selasa (21/4/2020).

Selain itu dengan bertambahnya alat mesin ekstraksi robotik, kapasitas ekstraksi RNA virus SARS-CoV-2 yang semula hanya 180 sampel kini meningkat menjadi 325 sampel per hari.

Disebutkan oleh Prof Amin, Eijkman juga berkontribusi menyediakan viral transport medium (VTM) bagi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. VTM merupakan media untuk menyimpan spesimen virus Corona yang diambil dari sampel swab.

"Dengan kapasitas tersebut maka LBM Eijkman berkontribusi sebanyak 15 persen dari kapasitas nasional di mana saat ini ada 48 lab yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan COVID-19 di Indonesia," pungkasnya.



Simak Video "Eijkman Kirim 10 Sampel Virus Corona dari Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)