Dokter Sebut Puasa Mampu Tekan Penyebaran Corona di Indonesia

ADVERTISEMENT

Dokter Sebut Puasa Mampu Tekan Penyebaran Corona di Indonesia

Muhammad Anjar Mahar - detikHealth
Minggu, 26 Apr 2020 07:07 WIB
Couple of glowing Moroccan ornamental lanterns on the table. Greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem, festive blue night background with glittering golden bokeh lights.
Tak banyak yang keluar rumah saat puasa disebut mampu tekan penyebaran Corona. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn)
Jakarta -

Memasuki bulan Ramadhan, persebaran virus Corona di Indonesia belum menunjukan tanda-tanda penurunan. Bahkan masih terjadi pertambahan kasus positif hingga hari ini.

Menurut dr Heri Munajib bagian pusat data, dan informasi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PP PDNU), puasa bisa menekan angka penyebaran virus Corona di Indonesia. Hal ini disebabkan mobilitas orang yang berada di luar rumah jauh lebih sedikit. Salah satu alasannya adalah orang yang menjalankan ibadah puasa tidak keluar rumah untuk menghabiskan energi dan tenaga.


Selain dapat meningkatkan kekebalan imunitas, menurutnya puasa diyakini membuat orang lebih patuh mengikuti aturan pemerintah untuk tetap di rumah."Jadi kalau saya bilang, puasa ini membatasi kita untuk mobilitas keluar yang jauh lebih efektif. kalau orang tidak berpuasa, hasrat untuk belanja, ke pasar mungkin akan tinggi tapi kalau berpuasa kan jauh lebih malas," ujar dr Heri saat dihubungi detikcom, Jumat (24/4/2020).

"Orang kan kalau sudah di rumah kan berarti sesuai kebijakan pemerintah. Tetap di rumah nggak usah kemana-mana," lanjutnya.

"Harapan kita bisa menurun dan menekan proses penyebaran penyakit," pungkasnya.



Simak Video "Elon Musk: Aku Puasa Secara Berkala dan Merasa Lebih Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT